Senin, 13 Oktober 2025 Diposting oleh: adminsite

Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa (HMPS Akuntansi FEB Unwar) menyelenggarakan Studium Generale Luca Pacioli dalam bentuk seminar nasional pada Sabtu (11/10), bertempat di Auditorium Widya Sabha, Gedung Rektorat Universitas Warmadewa. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Semangat dan Karakter Akuntan Muda Melalui Inspirasi Pemikiran Luca Pacioli untuk Mewujudkan Akuntan Profesional, Berintegritas, serta Berwawasan Ekowisata di Era Digital.”
Seminar menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Yudist Ardhana, S.Sn., S.H., seorang YouTuber, content creator, sekaligus digital enthusiast; serta Julia Simatupang, Country Manager & Chief Representative for Indonesia dari Association of Chartered Certified Accountants (ACCA). Keduanya membagikan wawasan dan pengalaman kepada para mahasiswa, khususnya mahasiswa baru program studi akuntansi.
Ketua panitia, Panji Dwi Pratama, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk realisasi HMPS Akuntansi dalam memperkenalkan lebih jauh dunia akuntansi kepada para mahasiswa. Ia menekankan bahwa tema yang diangkat sangat relevan bagi mahasiswa baru sebagai bekal awal membentuk karakter akuntan muda yang profesional dan adaptif di era digital.
Ketua Program Studi Akuntansi, Dr. A.A. Gede Krisna Murti, S.E., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan apresiasi kepada para narasumber atas kesediaannya berbagi ilmu. Ia menekankan pentingnya membangun integritas, profesionalisme, serta penguasaan teknologi di tengah dinamika dunia akuntansi yang terus berkembang. “Akuntansi tidak hanya soal debit dan kredit, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. Saya harap generasi muda yang melek digital dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mampu mengambil keputusan yang bijak,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwar, Dr. Ida Bagus Agung Dharmanegara, S.E., M.Si., menekankan bahwa pemikiran dasar Luca Pacioli masih sangat relevan hingga saat ini. Ia menyebut bahwa akuntansi adalah seni yang fleksibel dan mampu mengikuti perkembangan zaman serta memberi pengaruh pada kehidupan manusia.