Jumat, 11 September 2026 Diposting oleh: adminsite

PKKMB FEB Unwar Resmi Ditutup
Sebanyak 1.295 Mahasiswa Baru Diajak Peduli Lingkungan
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa (FEB Unwar) tahun akademik 2026/2027 dikemas dengan pendekatan yang berbeda. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan tidak lagi menonjolkan nuansa perpeloncoan, tetapi diarahkan pada pembentukan karakter, penguatan budaya akademik, kepedulian lingkungan, hingga pengembangan pola pikir kritis.
Rangkaian PKKMB tersebut ditutup dengan suasana penuh kebersamaan di GOR Lila Bhuana Denpasar, Sabtu (5/9) malam. Penutupan ditandai dengan pelepasan balon secara simbolis oleh Dekan FEB Unwar, Dr. Ida Bagus Agung Dharmanegara, SE., M.Si., bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Unwar.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, dan Operasional Universitas Warmadewa, Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si.
Usai menjalani rangkaian kegiatan selama tiga hari, mahasiswa baru diajak melepas lelah melalui kegiatan kebersamaan. Dekan bersama jajaran, dosen, karyawan, BEM, dan mahasiswa baru bernyanyi bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan bagi mahasiswa dengan nominasi penugasan terbaik serta pertunjukan Ompreng dan musik.
Namun, pesan utama PKKMB tahun ini bukan sekadar kegiatan seremonial. FEB Unwar ingin memastikan mahasiswa baru memahami bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga karakter, empati, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan persoalan nyata.
Pada hari pertama, mahasiswa baru mendapat pembekalan dari para wakil dekan mengenai bidang akademik, sumber daya manusia, keuangan, prasarana, hingga kemahasiswaan. Mereka juga diperkenalkan dengan inkubator bisnis sebagai wadah pengembangan jiwa kewirausahaan.
Memasuki hari kedua, materi diarahkan pada etika serta teknis mengikuti perkuliahan. Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya membiasakan mahasiswa baru dengan budaya akademik sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.
Sementara pada hari ketiga, sebanyak 1.295 mahasiswa baru FEB Unwar mengikuti kerja bakti sosial (kerbaksos) di kawasan Pantai Padang Galak, Desa Kesiman, Denpasar Timur. Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Aksi Menjadi Solusi: Membangun Mahasiswa Baru yang Peduli Lingkungan melalui Bakti Sosial.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman membersihkan lingkungan, tetapi juga diajak melihat secara langsung persoalan lingkungan yang ada di ruang publik. Kepedulian tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa sejak awal memasuki dunia kampus.
Konsep tersebut dinilai sejalan dengan visi Unwar yang mengembangkan konsep ecotourism dan kemudian diperkuat dalam visi FEB Unwar.
Dekan FEB Unwar, Dr. Ida Bagus Agung Dharmanegara, mengatakan pihaknya ingin mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki keseimbangan antara kemampuan teknis dan kemampuan nonteknis. “Menyelaraskan antara hard skill dan soft skill, antara teori dan realita, antara dunia kampus dan dunia nyata,” ujarnya saat penutupan PKKMB.
Agung Dharmanegara juga menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan inovatif sehingga mampu menghadapi berbagai perubahan serta tantangan global.
Ia menegaskan, pelaksanaan PKKMB FEB Unwar tahun ini mengalami banyak perubahan. Orientasi mahasiswa baru tidak lagi diarahkan pada praktik perpeloncoan, melainkan pada pembentukan mental, integritas, karakter, dan pola pikir kritis.
“Budaya sudah berubah. Kami menekankan agar mahasiswa baru memiliki mental kuat, mampu berpikir kritis terhadap isu-isu perkuliahan maupun perkembangan global. FEB Unwar ingin mahasiswa baru menjadi visioner, memiliki integritas, dan siap menghadapi tantangan,” tegasnya.
Ia berharap mahasiswa baru nantinya mampu menjadi pribadi yang berani menyampaikan kebenaran, namun tetap dilandasi hati yang bersih dan integritas.
Semangat tersebut juga tercermin dalam jargon “Bekerja dengan Hati, Menciptakan Harmoni” yang ditanamkan kepada mahasiswa baru.
Bagi FEB Unwar, membangun lingkungan akademik yang baik tidak dapat dilakukan secara individual. Dibutuhkan kebersamaan dan sinergi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai pihak lainnya.